Jumat, 24 Desember 2010

Jadwal Pagi

seolah menjadi rutinitas saja dan selalu dinantikan

05.30 AM
Jagad bangun, sementara Mama dan Ayah masih di alam mimpi sambil sesekali membuka mata dengan berat melihat jagoan mungilnya bermain sendirian

06.15 AM
Jagad menarik pelan rambut Mama, menepuk ringan pipi Ayah.. aksi membangunkan (dan sudah bosan bermain sendiri)

06.45 AM
Air panas sudah siap, harus mandi... kalau sedang mandi, kamar Jagad bagai habis terguyur hujan deras saja, polah nya di dalam ember biru yang sudah mulai sempit benar-benar membuat baju Mama basah kuyup.. tapi Jagad sangat suka mandi dengan air hangat, tanpa henti selalu tertawa kecil.. guyuran air dari ayah menjadi penutup ritual mandi pagi Jagad

07.15 AM
Sinar matahari masih hangat, saatnya berjemur sambil sarapan bubur, hap hap hap... menyenangkan melihat Jagad membuka mulut lebar-lebar melahap suapan dari sendok kecilnya, wah.. kadang dua sendok bubur juga masih harus ditambah sekeping biskuit.

07.45 AM
Jagad kembali bermain sendirian di kasur sementara Mama dan Ayah bersiap ke kantor, 15 menit waktu Ayah dan Mama untuk menyelesaikan semuanya sebelum Jagad kembali teringat "mengapa aku hanya bermain sendirian??" kemudian menangis

08.15 AM
Saatnya bermain dengan Ninin atau Uti.... 

sampai jumpa sore nanti Mama dan Ayah..

8 jam berlalu Mama dan Ayah di kantor, Jagad di rumah :(

Selasa, 21 Desember 2010

Belanja yuk...


Harus diakui, keberadaan salah satu toko Wijaya hampir di tiap sudut kota mampu membuatku kecanduan mengunjunginya. Kemarin-kemarin aku masih malas kalau harus berbelanja ke tengah kota hanya untuk membeli popok kain warna warni, sekarang? toko itu seolah berjalan mendekatiku. dia ada di belakang kantorku, ada di setiap ruas jalan yang kulalui. sungguh ekspansi yang menyenangkan sebenarnya, jika aku adalah pemilik toko tersebut karena bisa mendekat ke pelanggan.

Bahkan di salah satu ruas jalan, toko itu membuka dua cabang sekaligus yang nyaris bersebelahan persis seperti Indomart dan Alfamart, bedanya ini tidak bersaing.

Cabang yang satu memiliki atmosfir toko yang ekslusif lengkap dengan desain interior bersih dan lucu, semua tertata rapi dan memang terpilih untuk dipajang sedangkan cabang lainnya biasa saja, khas toko grosiran. tempatnya pun tak seluas teman sebelahnya, barang menumpuk disana sini, silahkan mengambil di rak yang isinya berjejalan. hei, tapi aku lebih suka berbelanja di cabang tak rapi (begitu julukanku untuk cabang ini), karena pilihannya lebih beragam.

Entah sudah berapa lusin handuk kecil aneka warna yang aku beli, berapa potong kaus mungil tanpa lengan yang aku pilih, kaos kaki kecil bermacam-macam warna yang aku bawa pulang.

Bahkan suatu hari, pramuniaga yang selalu membantuku berkata 'wah.. setiap kesini kok ibu beli nya handuk dan kaus dalam terus..coba dipilih sepatu mungilnya, model-model baru loh bu..' ya. bisa diduga, aku pun membeli sepatu kecil...

Suami ku pernah bilang 'sepertinya Jagad gak suka pakai kaos kaki dan sepatu, kenapa mama beliin terus kaos kaki' jawabanku agak maksa 'biar rapi aja'

suamiku pasti langsung tertawa 'kalau sekecil Jagad, buat apa rapi-rapi..toh dia taunya juga cuma bersenang-senang,ma..'

iya juga ya.

ah.. tapi selalu menyenangkan berada di toko perlengkapan bayi